Tandaseru — Ketua DPD Partai Nasdem Kota Ternate, Maluku Utara, Husni Bopeng memberikan klarifikasi atas pernyataannya mengenai Ternate harus dipimpin laki-laki. Pernyataan itu sebelumnya ia sampaikan dalam orasi politik saat menyambut kedatangan calon wali kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Minggu (30/8).
Dilansir dari cermat, Husni mengaku cukup kaget membaca judul berita yang beredar luas, seolah-olah pernyataan tersebut menyinggung kandidat lain. Padahal, kata dia, pernyataan tersebut untuk diri sendiri, yang belum ingin maju sebagai calon wali kota Ternate.
“Ungkapan itu untuk diri sendiri, tidak menyinggung siapa-siapa. Biarlah saya di dewan provinsi. Tapi untuk Ternate, kita harus hargai kearifan lokalnya. Niatnya tidak menyinggung siapa-siapa. Malah saya mendukung Merlisa untuk maju, saya senang karena ada perempuan, tapi bagi saya sendiri saya tidak maju,” ucap Husni, saat disambangi wartawan di kantor DPD Nasdem Ternate, Minggu malam.
“Saya sebagai perempuan tidak menyinggung kandidat-kandidat yang lain, saya melihat apa yang selalu ditanya dan itu jawaban saya. Untuk kandidat itu ada di Tauhid, makanya saya ingin Pak Tauhid yang maju,” sambungnya.
Husni yang akrab disapa Nini ini mengaku, dirinya tahu Ternate adalah daerah kesultanan sehingga ia lebih ingin laki-laki yang maju sebagai calon wali kota. “Daerah boleh maju, tapi daerah kesultanan harus junjung tinggi. Ini kan kearifan lokal untuk Ternate. Jadi saya selalu berpikir, kalau maju tapi daerah kesultanan ya mendingan kase ke laki-laki,” tukasnya.
Ia menambahkan, kota ini sudah semestinya dipimpin oleh orang Ternate. Sehingga itu, ia menjatuhkan pilihan dan dukungannya kepada M Tauhid Soleman. “Saya punya partai, saya punya pendukung, tapi kita beri kesempatan untuk orang Ternate, untuk Pak Tauhid,” jelas Nini yang juga Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara tersebut.
Sekadar diketahui, Pilwako Ternate kali ini diikuti satu kandidat perempuan, yakni Merlisa Marsaoly. Ia adalah calon wali kota yang diusung sejumlah partai, termasuk PDI Perjuangan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.