Tandaseru — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara melakukan aksi bagi-bagi ribuan masker kepada masyarakat Kota Ternate, Minggu (23/8). Aksi ini difokuskan di sejumlah titik seperti Pelabuhan Semut, Pasar Dufa-Dufa dan lokasi wisata.

Koordinator Humas Gugus Tugas Malut, Muliadi Tutupoho mengatakan, pembagian masker ini merupakan langkah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 06 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona atau Covid-19.

“Pembagian masker tersebut merupakan salah satu bagian implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020,” ungkap Muliadi.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mendukung masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan tatanan kehidupan baru atau bagian dari upaya pencegahan Covid-19.

Sementara Ketua IDI Wilayah Maluku Utara, dr. Alwia Assagaf mengatakan, tiga hal yang paling penting dalam upaya pencegahan Covid-19 yakni memakai masker jika keluar rumah, jaga jarak minimal 1 meter serta selalu mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir.

Namun di antara itu, lanjut Alwia, yang paling dianjurkan adalah penggunaan masker. Sebab pintu masuk virus corona adalah melalui mata, hidung dan mulut sehingga memakai masker terbukti menjadi cara paling efektif dalam mencegah penularan virus corona yang utamanya menyebar lewat transmisi udara.

“Maka selalu dianjurkan masyarakat disiplin untuk menggunakan masker,” sebutnya.

Dia bilang, virus dapat menyebar melalui kontak langsung ketika seseorang mengeluarkan tetesan (droplet) dari batuk atau bersin kepada orang lain. Atau bisa pula dari kontak tidak langsung ketika seseorang batuk atau bersin pada suatu permukaan benda yang kemudian disentuh oleh orang lain.

“Selain itu, pembagian masker ini juga melibatkan seluruh dokter yang ada di Kota Ternate sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.