Tandaseru – Pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Tolikara ke-II berakhir ricuh. Kericuhan diduga dipicu aksi salah satu calon ketua yang meninggalkan ruangan sidang dan adanya pengerahan massa untuk menghentikan proses pemilihan secara paksa.

Peristiwa tersebut terjadi di Aula GIDI Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (24/4/2026). Saat proses pemilihan ketua tengah berlangsung, sekelompok massa yang menumpangi mobil menerobos masuk ke arena persidangan.

Salah satu kandidat ketua, Elison Wanimbo, dalam keterangan persnya menyatakan massa datang membawa senjata tajam berupa pisau dan parang. Mereka melakukan intimidasi serta tekanan terhadap Majelis Pimpinan Sidang dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Provinsi Papua Pegunungan.

“Ada salah satu calon yang meninggalkan forum dengan alasan tidak jelas, kemudian datang massa dari kampung. Mereka menerobos masuk, menekan pimpinan sidang dengan bahasa intimidasi, dan memaksa proses pemilihan dihentikan,” ujar Elison, Selasa (5/5/2026).

Akibat aksi anarkis tersebut, pimpinan sidang terpaksa melakukan skorsing terhadap jalannya pemilihan, alhasil hingga saat ini belum ada ketua definitif yang terpilih.

Elison menyayangkan insiden tersebut karena seluruh tahapan organisasi sebenarnya telah berjalan dengan baik, mulai dari penjaringan calon, pengujian kriteria, hingga pemaparan visi dan misi. Ia menduga adanya “permainan kotor” dari salah satu kandidat yang tidak siap menerima hasil pemilihan.

“Kami merasa dirugikan. Padahal sebelumnya semua calon sudah menyatakan sikap siap kalah dan siap menang di depan forum,” tambahnya.

Desak DPP dan DPD Turun Tangan

Para kandidat yang merasa dirugikan mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI, termasuk Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Willem Wandik, serta DPD Papua Pegunungan untuk segera mengambil langkah tegas. Mereka meminta mekanisme organisasi ditegakkan dan proses pemilihan segera dilanjutkan tanpa intervensi dari kelompok tertentu.

“GAMKI adalah organisasi nasional yang punya aturan main. Kepentingan satu calon tidak boleh membatalkan semua tahapan yang sudah berjalan,” tegas Elison.

Untuk diketahui, Konfercab II GAMKI Tolikara ini diikuti tiga bakal calon ketua, yakni Elison Wanimbo, Yas Kogoya, dan Bikira Kogoya. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif, namun kelanjutan sidang masih menunggu keputusan dari pihak pengurus pusat dan daerah.

Tandaseru
Editor
Tandaseru
Reporter