Tandaseru — Polda Maluku Utara melalui Direktorat Binmas berharap perekrutan anggota satuan pengamanan (satpam) pada perusahaan-perusahaan di Maluku Utara lebih memprioritaskan warga pribumi.
Hal ini disampaikan Direktur Binmas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Dicky Aryanto saat ditemui di sela-sela perayaan HUT Satpam ke-41 yang berlangsung di Polda Maluku Utara, Rabu (2/2).
Menurut Dicky, warga pribumi atau disebut putra daerah harus diprioritaskan. Karena dilihat dari sisi sosial masih lebih memiliki hubungan emosional yang erat dengan tempat bertugas. Hal ini pula diharapkan dapat menekan angka kriminalitas.
“Orang-orang pribumi yang diprioritaskan sesuai kemampuannya. Orang pribumi, orang asli sini jangan jadi tamu di daerahnya sendiri. Jadi harus diprioritaskan sesuai dengan kemampuannya, skill-nya, pendidikannya,” jelas dia.
Dicky bilang, di Maluku Utara yang memiliki banyak perusahaan, terutama tambang, harus dapat memberikan dampak kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat. Seperti halnya dalam penyerapan tenaga kerja satpam.
“Yah Alhamdulillah sudah banyak yang dari orang-orang kita Maluku Utara untuk bekerja, berperan di satuan pengamanan,” kata dia.
Ke depannya, lanjut dia, untuk mempersiapkan perekrutan tenaga satpam maka akan dibentuk Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) di Maluku Utara yang bakal mengakomodir seluruh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).
“Insyaa Allah ke depan kata Kapolda menyampaikan akan didirikan ABUJAPI yang sekarang di Maluku Utara hanya ada BUJP tapi ke depannya ada ABUJAPI yang mengakomodir BUJP-BUJP kaitannya dengan penerimaan satpam,” tandas Dicky.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.