Tandaseru — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menggelar aksi unjuk rasa di PT Gelora Mandiri Membangun (PT GMM), Selasa (31/8).

Massa aksi menuntut perusahaan membangun infrastruktur jalan yang ada di Kecamatan Gane Barat Selatan.

PT GMM yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini dinilai tidak memperhatikan kesejahteraan masyarakat lingkar perkebunan, terutama pembangunan infrastruktur jalan.

Koordinator Aksi, Samsul Muhammmad yang juga Ketua HMI Cabang Bacan dalam orasinya menyampaikan, PT GMM sudah beroperasi bertahun-tahun di Kecamatan Gane Barat Selatan namun tidak pernah memperhatikan kesejahteraan masyarakat, terutama pembangunan jalan.

“Kami menuntut dan mendesak kepada PT GMM agar memperhatikan dan membangun jalan lingkar sawit di Kecamatan Gane Barat Selatan untuk membuka akses ekonomi masyarakat. Perusahaan jangan hanya mengambil keuntungan dan mengabaikan hak masyarakat lingkar perusahaan,” teriaknya.

Hal senada disampaikan orator Sugiarto Manan. Ia bilang, masyarakat lingkar perkebunan yang lahannya sudah digorogoti oleh perusahaan ini harus diperhatikan.

“Perusahaan jangan hanya meraup keuntungan sendiri. Sudah puluhan tahun beroperasi di wilayah Gane Barat Selatan namun infrastruktur tidak diperhatikan. Kami meminta PT GMM agar dalam waktu dekat segera membangun jalan lingkar sawit,” desaknya.

HMI mengancam, jika aksi dan tuntutan mereka ini tidak direspon perusahaan maka HMI akan mengkonsolidaskan masyarakat untuk menggelar aksi yang lebih besar dan memboikot aktivitas perusahaan.

Massa aksi kemudian diterima Direktur PT GMM Jekal untuk melakukan hearing.

Menurutnya, perusahaan sudah membangun jalan seperti yang dituntut massa aksi. Namun terkait akses jalan mulai dari Desa Tawa ke Desa Pasipalele, manajemen harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar menghindari miskomunikasi antara perusahaan dan pemerintah.

“Masalah perbaikan jalan akses dari Desa Gane Dalam menuju Desa Gane Luar itu tiap tahun dilakukan oleh pihak perusahaan. Sementara soal jalan lingkar akses Desa Tawa menuju Desa Pasipalele, pihak perusahaan nantinya akan berkoordinasi dengan pihak Pemda Halsel sehingga tidak terjadi miskomunikasi antara perusahaan dengan pemerintah,” tandasnya.