Tandaseru – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara terus memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Serangkaian Kurasi UMKM & Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (SERUMBI) 2026. Langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas, promosi, hingga perluasan akses pasar produk lokal ke kancah global.
Berdasarkan data terbaru, KPwBI Maluku Utara saat ini tercatat memiliki 7 UMKM Binaan dan 24 UMKM Mitra. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kesadaran para pelaku usaha di Maluku Utara untuk mengembangkan skala bisnis mereka.
Beberapa UMKM yang masuk dalam kategori binaan di antaranya adalah Mayana Ecoprint & Craft, Puta Dino Kayangan, Ifamoy, Ummi Habibie, Tanawan, RoaZ, dan Pakesang. Sementara itu, kategori mitra mencakup puluhan unit usaha lainnya yang bergerak di sektor kerajinan, pangan, hingga modest fashion seperti Anna Star, Cokelat Sulamina, UD Jasmine, Lely Bintang, Putri Bajo, Fala Satu Putri, hingga Fajarujati.
Pada triwulan I dan II tahun 2026, sejumlah agenda strategis telah dilaksanakan untuk mendorong eksistensi UMKM Maluku Utara, di antaranya:
- Malut Halal Fair 2026: Menjadi bagian dari rangkaian National Halal Fair yang diselenggarakan serentak di 10 provinsi. Bazar ini melibatkan 64 UMKM yang dipusatkan di kawasan Masjid Al-Munawwar, Gedung Duafa Center, dan Taman Nukila.
- Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 Singapura: Dalam ajang promosi internasional yang berlangsung pada 21-24 April 2026 di Singapore Expo ini, UMKM Ummi Habibie dan Cokelat Sulamina terpilih mewakili Maluku Utara dan Indonesia untuk memperluas jejaring pasar global.
- Seleksi Anggota IKRA 2026: Platform ini mempertemukan pelaku usaha syariah di sektor modest fashion dan halal food. Beberapa UMKM seperti MM Hanum, Ne Gam Macahaya, dan Kagounga dijadwalkan mengikuti seleksi one-on-one pada 27 April 2026 mendatang.
Melalui integrasi program ini, Bank Indonesia berharap UMKM di Maluku Utara tidak hanya mampu menguasai pasar lokal, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar internasional melalui kurasi yang ketat dan promosi yang berkelanjutan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.