Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi memberangkatkan 20 jemaah umroh gratis ke Tanah Suci pada Selasa (3/11/2026). Pelepasan jemaah berlangsung di Aula Bupati Halmahera Selatan.

Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, yang hadir mewakili Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin yang sedang bertugas di luar daerah. Para jemaah dijadwalkan melangsungkan ibadah umroh selama 12 hari, terhitung sejak 3 hingga 15 November 2026.

Dalam sambutannya, Sekda Abdillah menekankan pentingnya kesiapan spiritual selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Ibadah umroh bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan hati, pikiran, dan jiwa,” tegas Abdillah di hadapan para jemaah.

Ia turut menyampaikan tiga pesan utama dari Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, yaitu meluruskan niat, menjaga kondisi fisik, serta meningkatkan ketakwaan.

“Ada tiga pesan yang dititipkan Bupati dan Wakil Bupati. Pertama, luruskan niat dalam melaksanakan ibadah umroh. Kedua, jaga kesehatan karena perjalanan ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Ketiga, manfaatkan kesempatan di Tanah Suci untuk meningkatkan ketakwaan,” jelasnya.

Abdillah menambahkan, pemerintah daerah berharap kepulangan para jemaah kelak membawa dampak positif dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Halsel, Suhdan Kasuba, menjelaskan bahwa program umroh gratis ini dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halmahera Selatan Tahun Anggaran 2026.

Suhdan menyebutkan, 20 peserta yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari 30 kecamatan yang masuk dalam beberapa kategori khusus.

“Para peserta berasal dari sejumlah kategori, di antaranya tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat kurang mampu, dan masyarakat berprestasi,” paparnya.

Selama di Tanah Suci, Pemkab Halmahera Selatan menjamin seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi secara penuh tanpa dipungut biaya. Fasilitas yang ditanggung meliputi tiket pesawat, visa umroh, akomodasi hotel, konsumsi tiga kali sehari, transportasi, pembimbing ibadah, hingga perlengkapan berupa koper dan kain batik.

Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat beribadah secara khusyuk, kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat, serta membawa nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter