Tandaseru — Personel Polairud Markas Unit (Marnit) Morotai melaksanakan pengamanan dan pengawalan antar jemput anak sekolah antarpulau di Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai. Pengantaran dilakukan sejak Senin (5/10/2026).
Kegiatan pengantaran dari Desa Saminyamau menuju Desa Posi Posi tersebut merupakan wujud nyata Program PURI ANJASMORO (Polisi untuk Negeri Antar Jemput Anak Sekolah Morotai). Langkah ini diambil untuk memudahkan siswa di desa pulau Saminyamau memperoleh akses pendidikan.
Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 06.30 WIT dengan menempuh rute pelayaran antarpulau sejauh 1,1 nautical mile (Nm). Sebanyak dua personel Polairud Marnit Morotai, yakni Bripda Maulidin Lohor dan Bripda Anada Trisandi, dikerahkan untuk memastikan keselamatan seluruh siswa selama perjalanan laut.
Dalam giat tersebut, petugas menyeberangkan total 23 siswa, yang terdiri atas 13 siswa SMA (11 perempuan dan 2 laki-laki) serta 10 siswa SMP (7 perempuan dan 3 laki-laki).
Sarana yang digunakan berupa satu unit perahu fiber bermesin Yamaha 15 PK. Perahu tersebut dibuat khusus atas inisiatif anggota Polairud Marnit Morotai yang tergerak melihat kendala akses transportasi anak-anak sekolah saat berangkat maupun pulang sekolah. Untuk menjamin keselamatan, penyeberangan dilindungi fasilitas 12 unit life jacket.
Direktur Polairud Polda Malut, Kombes Pol Azhari Juanda, menegaskan seluruh proses pengantaran dan penjemputan dilakukan secara bertahap demi memprioritaskan faktor keselamatan.
“Pengantaran dan penjemputan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan selama pelayaran, agar setiap kegiatan berlangsung aman serta lancar,” ujar Azhari, Rabu (7/10/2026).
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, proses penyeberangan para siswa dari Desa Samiamao ke Desa Posi Posi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.