Tandaseru – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar latihan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Latihan ini digelar bersama personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 822/Satria Magawe di halaman kantor Satpol PP-Damkar Morotai.

Pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai langkah mengantisipasi ancaman karhutla di wilayah Kabupaten Pulau Morotai selama musim El Nino atau kemarau. Kegiatan ini digelar menyusul diterimanya bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) untuk Yonif TP 822.

Kasatpol PP-Damkar Pulau Morotai Akri Wijaya mengonfirmasi pelatihan cara penanganan dan pengoperasian armada pemadam ini merupakan bentuk tindak lanjut atas permintaan pihak Yonif TP 822 guna menyiapkan personel saat situasi darurat.

“Jadi ini sesuai dengan koordinasi dengan Danki Yanif 822, mereka meminta untuk latihan bersama terkait cara penanganan mengunakan Mobil Pemadam saat terjadi kebakaran,” ujar Akri, Minggu (30/8/2026).

Akri menjelaskan, kondisi karhutla saat ini menjadi perhatian nasional yang wajib diwaspadai di seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan dan desa, agar mampu melakukan tanggap cepat.

“Makanya kami diminta kita dengan Batalyon 822 untuk latihan bersama dengan dua unit mobil Damkar yang baru diberikan oleh Kemenhan RI ke Batalyon tersebut,” kata Akri.

Selain memberikan materi teknis, latihan bersama ini ditujukan untuk membangun sinergi antara Satpol PP-Damkar Pemerintah Daerah Morotai dan TNI dalam mengayomi serta membantu masyarakat yang terdampak kebakaran. Melalui pelatihan ini, personel diharapkan lebih familiar dengan pengoperasian unit armada di lapangan.

“Jadi dalam pemadaman harus secara safety. Mulai dari penggunaan helm sampai dengan sepatu bot dan penggunaan alat semprot. Jadi semua jenis fasilitas penguna mobil Damkar dan cara mengatasi Karhutla,” tuturnya.

Dua unit armada pemadam bantuan Kemenhan RI tersebut masing-masing memiliki kapasitas daya tampung air sebanyak 4.000 liter, setara dengan kapasitas unit mobil pemadam milik Pemda Morotai.

“Mobil ini memiliki kapasitas 4.000 liter dengan kapasitas yang sama Mobil Damkar Pemda Morotai. Semoga kehadiran dua mobil Pemadam TNI AD ini dapat membantu masyarakat Pulau Morotai saat Karhutla,” tandasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter