Tandaseru — PT Nusa Karya Arindo (NKA) memboyong empat penghargaan dalam ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2026 di Prama Sanur Beach Hotel, Bali.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian 3rd OSH Asia Summit 2026 yang mengusung tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”. Forum kolaborasi tersebut mempertemukan regulator, pemimpin industri, akademisi, serta praktisi keselamatan kerja.

Dalam penganugerahan tersebut, PT NKA berhasil meraih tiga kategori penghargaan tingkat perusahaan, yaitu:

  • The Best Digital Safety Transformation Award
  • The Best Contractor Safety Management Award
  • The Best Safety Application Program

Selain tiga kategori perusahaan tersebut, penghargaan perorangan The Best Leadership on OSH Culture diraih oleh La Ode Muhammad Mustakim.

Capaian ini menjadi apresiasi atas komitmen NKA dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui transformasi digital, pengelolaan keselamatan kontraktor, serta penerapan program keselamatan yang inovatif dan berkelanjutan.

La Ode Muhammad Mustakim menegaskan, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan komitmen bersama di lingkungan perusahaan maupun mitra kerja.

“Penghargaan ini merupakan kontribusi dan komitmen seluruh insan NKA bersama mitra kerja dalam terus meningkatkan pengelolaan keselamatan pertambangan dan keselamatan operasi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus membangun safety culture di seluruh lini,” tutur Mustakim.

“Kami ingin terus berkembang menjadi perusahaan yang memiliki standar global, dengan menempatkan keselamatan, perlindungan lingkungan, dan pengembangan masyarakat sebagai bagian penting dari keberlanjutan perusahaan. Bagi PT NKA, operasi yang baik adalah operasi yang aman, lingkungan terlindungi, dan masyarakat dapat tumbuh bersama,” sambungnya.

Prestasi ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi PT NKA untuk terus meningkatkan standar keselamatan menuju operasional yang aman, tangguh, prediktif, dan berkelanjutan di masa depan.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Hasrul Rao
Reporter