Tandaseru — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi menjalin kerja sama dengan PT Batara Pangan Radjiwa dalam pengelolaan kelapa di Kelurahan Akelamo. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperluas ruang pasar produk lokal Sohi Coconut.

​Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama Direktur Utama PT Batara Pangan Radjiwa, Albert Hariyadi Sugiono. Prosesi ini berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tidore, Senin (22/6/2026).

​Wali Kota Muhammad saat diwawancarai usai penandatanganan menyatakan dukungan penuh Pemkot Tidore Kepulauan terhadap setiap investor yang ingin menanamkan modal di wilayahnya, baik di sektor peningkatan SDM, pariwisata, pertanian, maupun bidang lainnya. Syarat utamanya, investasi tersebut harus memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat setempat.

​Ia menegaskan, kerja sama ini jangan sampai menjadi sekadar seremonial belaka. Muhammad berharap kehadiran pabrik pengolahan kelapa ini dapat menjadi solusi konkret bagi mata pencaharian warga.

​”Ini peluang bagi masyarakat Kota Tidore. Dengan adanya pengolahan kelapa di sini, masyarakat tidak perlu bingung lagi ke mana harus menjual hasil panennya. Ke depan, para petani kelapa dapat memanfaatkan fasilitas ini sebagai tempat penjualan buah kelapa mereka,” ujarnya.

​Lebih lanjut, ia berharap sinergi ini melahirkan sebuah brand (merek) khas dari Tidore berupa produk minyak kelapa putih yang diolah dari kopra putih. Targetnya, produk ini kelak dapat dikenal luas di pasar nasional maupun internasional.

​”Tidore butuh brand. Mudah-mudahan ke depan Tidore bisa menjadi pusat brand kopra putih di Indonesia,” harapnya.

​Direktur Utama PT Batara Pangan Radjiwa, Albert Hariyadi Sugiono, menjelaskan perusahaannya telah bergerak di bidang pengolahan kelapa selama kurang lebih 10 tahun. Saat ini, fokus utama mereka adalah pengembangan kopra putih dengan jaringan kemitraan yang sudah tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

​”Tujuan kami hadir di sini adalah untuk mengembangkan bahan baku minyak kelapa yang dihasilkan oleh Indonesia sendiri, mengingat negara kita merupakan salah satu penghasil kelapa terbesar di dunia. Kami ingin mengembangkan minyak kelapa dari kopra putih ini dengan membeli langsung hasil bumi dari para petani kelapa di daratan Halmahera,” pungkas Albert.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter