Tandaseru – Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, menggelar rapat evaluasi tertutup bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang kerjanya, Senin (6/4/2026). Rapat tersebut difokuskan pada capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan pertama tahun 2026 yang dinilai belum maksimal.
Berdasarkan data pemerintah daerah, realisasi PAD Morotai periode Januari-Maret 2026 baru menyentuh angka Rp4.415.491.988 atau sekitar 8,30 persen dari total target tahunan sebesar Rp53.195.770.629.
Soroti Inovasi dan Kendala Lapangan
Melalui Kepala Bidang Komunikasi Publik, Iwan Muraji, Bupati Rusli menekankan pentingnya inovasi dan kerja keras untuk mendorong kemandirian fiskal daerah. Dalam pertemuan tersebut, setiap pimpinan OPD diminta memaparkan progres serta kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
“Bupati mengevaluasi langsung masing-masing OPD, terutama OPD penghasil PAD. Mereka diminta melaporkan capaian secara terbuka dan apa saja kendala yang dihadapi,” ujar Iwan.
Sejumlah OPD strategis yang masuk dalam radar evaluasi antara lain:
- BPKAD dan RSUD
- Dinas Kesehatan dan Dinas Perindagkop-UKM
- Dinas Kelautan dan Perikanan, Perhubungan, serta Dinas Pariwisata
- Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, dan Dinas PUPR.
Teguran Konstruktif bagi OPD
Dalam rapat tersebut, Bupati Rusli dilaporkan sempat melayangkan teguran kepada beberapa pimpinan OPD yang realisasinya masih jauh dari target. Iwan menyebutkan, teguran tersebut bersifat membangun agar para kepala dinas lebih serius menggenjot pendapatan.
“Memang ada beberapa OPD yang mendapat teguran. Tapi itu bukan untuk menyalahkan, melainkan sebagai cambuk agar mereka bisa lebih giat dan maksimal bekerja ke depan,” tambah Iwan.
Sebagai bentuk motivasi, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menjanjikan penghargaan bagi OPD yang berhasil melampaui atau mencapai target yang ditetapkan. Langkah ini diharapkan mampu memacu semangat kompetisi positif antar instansi dalam berkontribusi pada pembangunan daerah.
Hingga saat ini, Bupati menginstruksikan seluruh jajaran bergerak cepat menggali potensi pendapatan baru guna mengejar ketertinggalan target di kuartal berikutnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.