Tandaseru – Intensitas hujan tinggi yang dipicu oleh aktivitas bibit siklon 91W mengakibatkan banjir di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (13/1/2026) dini hari. Berdasarkan laporan awal, sedikitnya delapan rumah warga terendam air akibat luapan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIT tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Ferry Hamdany Wolley, mengonfirmasi dampak kerusakan di wilayah tersebut. Pihaknya mengaku telah merespons laporan warga sejak pagi hari.

“Informasi yang kami terima ada delapan rumah terdampak. Kejadian dilaporkan sekitar pukul 05.00 WIT,” ujar Ferry kepada media.

Penanganan Terkendala Cuaca Buruk

Meski tim telah disiagakan, upaya penanganan darurat dan pendataan mendalam di Pulau Hiri masih mengalami hambatan. Kondisi perairan dan cuaca yang ekstrem memaksa petugas untuk menunda keberangkatan ke lokasi.

“Tadi pagi tim sudah kami arahkan untuk turun, tetapi karena kondisi cuaca masih buruk, penanganan di lapangan sementara ditunda dan akan dilanjutkan besok,” jelas Ferry.

Pemicu Bibit Siklon 91W

Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate telah mengeluarkan peringatan dini terkait keberadaan bibit siklon 91W. Fenomena ini memicu terbentuknya pola konvergensi serta belokan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan kecepatan angin di hampir seluruh wilayah Maluku Utara.

Potensi cuaca ekstrem ini diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Atas dasar tersebut, BPBD Kota Ternate mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di zona rawan banjir dan tanah longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG dan segera berkoordinasi dengan otoritas setempat apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter