Tandaseru — Umat Muslim di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan menyelenggarakan Salat Ghaib di Masjid Agung Baiturrahman, Jumat (5/12/2025).

Salat ini ditujukan bagi masyarakat di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang menjadi korban bencana alam.

​Kegiatan Salat Ghaib dan doa bersama dipimpin langsung Imam Muda Masjid Baiturrahman, Ustaz Ali Jumran Pina.

​Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, tercatat hingga Kamis (4/12/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam di ketiga provinsi tersebut telah mencapai 836 jiwa. Bencana banjir bandang ini diketahui melanda wilayah tersebut sejak 27 November 2025 dan telah meluluhlantakkan ribuan rumah warga.

​Ustaz Jumran menyampaikan bahwa Salat Ghaib ini merupakan bentuk tanggung jawab keumatan dan kepedulian antar sesama manusia.

​”Ini adalah tanggung jawab keumatan. Apalagi dengan kapasitas sebagai imam, terlebih lagi kita sesama manusia, harus mempedulikan mereka terdampak bencana alam,” ujarnya.

​Ia menambahkan, jika bantuan fisik tidak dapat diberikan secara langsung, maka doa adalah bentuk dukungan yang paling diharapkan.

​”Minimal kita mengirim doa. Mudah-mudahan Allah meringankan beban dan tabahkan hati mereka dan kuatkan iman supaya Insya Allah dibalik musibah ini ada hikmahnya untuk kita semua,” pungkasnya, sembari mengajak seluruh umat muslim di Pulau Morotai untuk terus mengirimkan doa bagi para korban.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter