​Tandaseru — Malam puncak penutupan Morotai Festival (Morofest) 2026 di Pasar Rakyat CBD, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, pada Jumat (30/10/2026), dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

​Festival yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 tersebut resmi ditutup oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane. Acara penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pulau Morotai.

​Pantauan di lokasi, ribuan warga tampak memadati kawasan Pasar CBD sejak pukul 19.00 WIT. Warga tidak hanya datang dari berbagai desa di enam kecamatan Pulau Morotai, tetapi juga dari luar daerah seperti Tobelo (Halmahera Utara) dan Ternate. Selain dihibur oleh konser panggung sejumlah penyanyi lokal, para pengunjung juga memadati stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menikmati berbagai kuliner lokal yang disediakan.

​Salah seorang warga asal Morotai Jaya, Marsel, mengaku sengaja datang bersama keluarganya sejak siang hari untuk menyaksikan malam puncak acara tersebut.

​”Bersama keluarga kami menyaksikan acara penutupan Morotai Festival untuk refreshing setelah baru-baru ini dihadapkan dengan kemarau panas. Meskipun tanaman pala dan cengkeh terbakar habis dan kehilangan harta sangat menyedihkan, malam ini kami menenangkan pikiran di acara ini dulu,” ujar Marsel.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan agar warga dari wilayah yang jauh seperti Morotai Jaya dapat menikmati suasana keramaian kota.

​Sementara itu, Farida, seorang pengunjung asal Tobelo, Halmahera Utara, menilai bahwa penyelenggaraan Morofest memiliki arti penting bagi promosi daerah di Maluku Utara. Namun, ia memberikan sejumlah masukan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai untuk pengembangan festival ke depannya.

​”Kami berharap ke depan ada artis ibu kota yang diundang agar event ini semakin menarik lebih banyak pengunjung, serta menampilkan ragam budaya dari berbagai daerah untuk mempromosikan pariwisata Morotai,” ungkap Farida.

​Ia juga mengapresiasi ketersediaan kuliner lokal yang dinilai sudah sangat baik dan mendukung kebutuhan pengunjung. Kendati demikian, ia menyarankan agar panitia penyelenggara dapat menambah fasilitas umum, khususnya toilet portabel atau umum, demi kenyamanan para pengunjung yang datang dari luar daerah.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter