Tandaseru — Turnamen Sepak Bola Gawang Sedang Dodaga Cup I di Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Halmahera Timur, Maluku Utara, resmi ditutup Minggu (30/8/2026). Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Haltim berkomitmen mendorong kompetisi tersebut menjadi agenda olahraga tahunan.

Ketua KONI Haltim Ricky Ch. Richfat menutup langsung gelaran tersebut sekaligus menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan turnamen di tingkat desa.

“Desa Dodaga mampu melaksanakan kegiatan yang cukup meriah. Tentunya keberhasilan ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, pihak keamanan, dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Ricky.

Ia menilai antusiasme tinggi masyarakat menjadi alasan utama KONI Halmahera Timur untuk memberikan dukungan berkelanjutan.

“Melihat animo yang sangat baik, KONI Halmahera Timur akan menetapkan turnamen ini sebagai agenda tahunan,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, KONI Halmahera Timur menyalurkan bantuan dan bonus dengan nilai total Rp35 juta. Bantuan tersebut mencakup uang pembinaan panitia sebesar Rp20 juta, bonus untuk empat tim babak final masing-masing Rp2,5 juta, serta bonus tambahan panitia sebesar Rp5 juta.

“Bonus ini merupakan ucapan terima kasih karena kegiatan olahraga seperti ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Ricky.

Selain dukungan dana, Ricky mendorong pembenahan fasilitas lapangan sepak bola di Desa Dodaga bersama pemerintah desa dan Kecamatan Wasile Timur.

“Pak Kades dan Pak Camat, kita mempunyai tanggung jawab untuk membenahi lapangan ini. Kita harus memberikan dukungan agar generasi muda mempunyai wadah untuk menyalurkan bakat mereka,” ucapnya.

Dalam ajang ini, KONI Halmahera Timur juga memantau potensi pemain muda yang akan dikoordinasikan dengan ASKAB PSSI untuk seleksi tim daerah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Mudah-mudahan bibit-bibit dari Dodaga dapat menjadi bagian dari tim inti sepak bola Halmahera Timur pada Porprov maupun Popda untuk mewakili daerah di tingkat provinsi,” harap Ricky.

Pada laga final, PS Mekarsari keluar sebagai juara usai mengalahkan AIMOP VC dengan skor 3-0. Sementara itu, posisi ketiga diraih TABADOKLO VC setelah menaklukkan EKLESIA JUNIOR lewat adu penalti dengan skor 4-3.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Hasrul Rao
Reporter