Tandaseru – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara mulai melakukan survei intensif terkait rencana perbaikan kerusakan jalan di pusat kota Kabupaten Pulau Morotai. Langkah ini diambil sebagai respons atas kondisi infrastruktur jalan nasional yang membutuhkan penanganan segera, sekaligus upaya normalisasi kawasan yang kerap tergenang banjir.
Selain fokus pada perbaikan akses transportasi, BPJN juga memprioritaskan normalisasi drainase di kawasan Desa Muhajirin. Wilayah tersebut diketahui telah menjadi langganan luapan air setiap kali hujan deras mengguyur selama puluhan tahun terakhir.
Koordinasi ini dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai guna memastikan titik-titik krusial tertangani dengan tepat.
Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, menjelaskan tim dari balai jalan dan jembatan telah turun ke lapangan sejak dua pekan lalu. Ia mengonfirmasi, ruas jalan utama di pusat kota akan mendapatkan pengaspalan ulang dalam waktu dekat.
“Balai jalan dan jembatan nasional meninjau ruas jalan Ahmad Syukur Desa Gotalamo, karena ruas jalan nasional itu tahun ini akan dibangun atau dilakukan pengaspalan,” kata Fahmi, Rabu (30/4/2026).
Lebih lanjut, Fahmi mengungkapkan rencana perbaikan ini tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan sistem pembuangan air di Kecamatan Morotai Selatan. Hal ini dilakukan karena kondisi drainase di beberapa titik sudah sangat buruk dan memicu genangan yang mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kemudian pembersihan saluran air di Desa Gotalamo dan kemudian akan dinormalisasi di Desa Muhajirin. Jadi balai sudah survei bersama PPK balai jalan dan jembatan untuk jalan nasional sepanjang satu kilometer, mulai dari Tugu Bintang sampai ke Tugu Proklamasi Kampung Cina pusat kota, termasuk juga jalan arah ke Desa Wawama,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.