Tandaseru – Kapolres Seram Bagian Timur (SBT), AKBP Alhajat, memimpin langsung aksi perbaikan jalan rusak sepanjang 20 meter di Desa Limumir, Kecamatan Bula, Selasa (14/4). Langkah ini diambil setelah video keluhan warga mengenai kondisi jalan yang berlubang tersebut viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, warga sempat meminta perhatian Bupati SBT, Fahri Husni Alkatiri, karena kerusakan jalan di depan bengkel Lakudo tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Menanggapi hal itu, Polres SBT berinisiatif menurunkan alat berat serta material pasir dan batu (sirtu) untuk menutupi lubang-lubang di badan jalan.

“Perbaikan jalan ini merupakan inisiatif kami dari Polres SBT dalam menanggapi keluhan masyarakat melalui media sosial. Kami tidak ingin menutup mata terhadap kendala yang dihadapi warga,” ujar Alhajat di sela-sela kegiatan perbaikan jalan.

Alhajat menambahkan, perbaikan ini dilakukan untuk memastikan jalan kembali layak dilalui dan menekan angka kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua. Ia menyebut aksi ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah kesulitan masyarakat.

“Langkah ini kami ambil guna memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan serta menurunkan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres SBT,” imbuhnya.

Aksi respons cepat pihak kepolisian ini mendapat apresiasi warga setempat. Saleh, salah satu warga Desa Limumir, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut lantaran selama ini keluhan mereka belum mendapat respons dari pemerintah daerah, padahal lokasi kerusakan cukup dekat dengan kantor bupati.

“Kami berterima kasih kepada Kapolres dan jajaran yang sudah merespons keluhan warga, padahal ada pemerintah daerah. Ini wujud nyata polisi yang responsif dan humanis,” pungkas Saleh.

Kini, ruas jalan yang sebelumnya dikeluhkan tersebut sudah mulai rata dan kembali dapat dilalui kendaraan dengan lebih aman.

Sahril Abdullah
Editor
Sahril Abdullah
Reporter