Tandaseru — Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar aksi bersih-bersih sampah di dua pulau ikonik, Pulau Dodola dan Pulau Tabailenge, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya tarik wisata bagi pengunjung lokal maupun mancanegara, sekaligus menyambut periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Aksi pembersihan ini dipusatkan di dua lokasi berbeda. Pulau Dodola berada di wilayah Kecamatan Morotai Selatan, sementara Pulau Tabailenge terletak di Kecamatan Morotai Utara.
Dispar menggandeng Pemerintah Kecamatan dan masyarakat setempat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan. Mereka secara serentak menyusuri garis pantai, memungut berbagai jenis sampah seperti plastik, ranting, serta sisa-sisa aktivitas masyarakat dan pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata, Muksin Suleman, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar destinasi wisata.
“Bersih wisata Pulau Tabailenge dan Dodola ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya pegawai kecamatan dan masyarakat Bere-Bere Morotai Utara dan Morotai Selatan,” ujar Muksin.
Ia menambahkan bahwa agenda pembersihan sampah ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang Nataru. Pembersihan di Pulau Dodola sendiri telah dilaksanakan sehari sebelumnya.
“Dari pembersihan yang dilakukan, kami menemukan banyak sampah dari pengunjung maupun sampah kiriman bawaan,” ungkapnya.
Muksin mengimbau masyarakat untuk secara berkelanjutan menjaga kebersihan di lokasi wisata yang telah menjadi ikon Pulau Morotai, yakni Pulau Dodola dan Pulau Tabailenge.
“Saya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.