Tandaseru — Tim SAR gabungan berhasil menemukan 4 korban dalam insiden longboat hilang kontak saat pelayaran dari Desa Kawasi, Kabupaten Halmahera Selatan menuju Desa Waisum, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Minggu (2/3).
Sedianya, ada 7 korban dalam insiden tersebut. Namun, 3 korban lainnya hilang dan masih dilakukan pencarian.
Korban yang telah dievakuasi dalam kondisi selamat di antaranya, Pj. Kepala Desa Waisum, Rahman La Muhamad (38 tahun), La Kasi (40 tahun), Wa Asadria (42 tahun) dan Nidar (16 tahun).
Sedangkan 3 korban hilang dan belum ditemukan hingga pencarian hari ke dua di antaranya istri dari La Kasi beserta 2 anaknya Nurul (17 tahun) dan Mila (15 tahun).
Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan terhadap 3 korban yang masih hilang akibat longboat yang ditumpangi terbalik di perairan laut antara Desa Kawasi Obi dan Desa Waisum.
Iwan menyebutkan, di hari ke dua operasi SAR, pencarian dilaksanakan dengan menggunakan KRI Madidihang, RIB 01 Sanana, Kapal Patroli Polairud serta longboat masyarakat
“Area pencarian dilaksanakan di perairan Desa Kawasi hingga Laiwui. Perairan Desa Waisum Sanana hingga Tanjung Pulau Pagama. Namun upaya yang dilakukan dari pagi hingga sore hari pukul 18.00 WIT. ketiga korban belum diketemukan sehingga Operasi SAR dihentikan sementara dengan hasil nihil,” kata Iwan, Senin (3/3).
Iwan bilang, operasi pencarian lanjutan akan berlangsung mulai besok, Selasa (4/3) pukul 07.30 WIT.
Sementara para unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana, KRI Madidihang, Pol Airud Sanana, Pol Airud Obi (Marnit Obi KP XXX-1007), Pos TNI AL Sanana, Danramil Sanana, Polsek Sanana, Babinsa Obi, KPLP Kawasi, masyarakat dan keluarga korban.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.