Dekan FEB Unkhair, Muhsin N. Bailussy, SE., M.Si., yang turut hadir menambahkan, bahwa program MBKM ini diikuti oleh 446 mahasiswa, dengan berbagai kegiatan seperti magang di industri dan instansi pemerintah, project desa mandiri, hingga program lainnya yang setara dengan 20 SKS.
“Pelaksanaan MBKM ini berlangsung selama satu semester atau enam bulan, mulai dari Agustus hingga Januari”, ujarnya.
Selain itu kata dia, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan mulai dari pembekalan, pelaksanaan magang atau project, hingga diseminasi laporan.
Dari total mahasiswa yang terlibat, 46 orang ditempatkan di Pemprov Maluku Utara. Sedangkan lainnya ditempatkan di Pemkot Tidore Kepulauan, Pemkot Ternate, Pemkab Halmahera Selatan, dan Pemkab Halmahera Tengah, serta di beberapa instansi vertikal dan sektor swasta seperti Bursa Efek Indonesia di Ambon, dan BPRS Bahari Berkesan.
Adanya program MBKM ini harapnya, para mahasiswa dapat mengasah kompetensi, menambah pengetahuan, serta memahami dinamika kerja di dunia industri dan pemerintahan.
“Ini menjadi kesempatan besar bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana kerjasama tim, komunikasi, dan penyelesaian masalah diterapkan dalam dunia nyata,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.