Sekilas Info

Dualisme Sekda Maluku Utara, DPRD Tuntut Plt Gubernur Tunjukkan Surat Mendagri

Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara. (Sahril Abdullah)

Tandaseru -- DPRD Provinsi Maluku Utara menyoroti situasi birokrasi pemprov yang saat ini memiliki dua sekretaris daerah. Kedua sekda itu adalah sekda definitif yang dinonaktifkan Plt Gubernur M Al Yasin Ali, Samsuddin A Kadir, dan Plt Sekda Salmin Janidi.

Samsuddin dan Salmin terpantau sama-sama menjalankan tugas sebagai sekda di ibu kota Sofifi, Senin (1/4/2024).

Anggota DPRD Sukri Ali dalam rapat paripurna LKPJ akhir tahun anggaran 2023 menyatakan, persoalan mutasi, demosi, dan promosi pejabat yang bermuara pada dualisme sekda ini harus dituntaskan. Apalagi keduanya sama-sama keukeuh menjalankan tugas sebagai sekda.

“Yang mana satunya memimpin apel, dan satunya menghadiri rapat paripurna pada hari ini. Masalah ini harus segera diklirkan oleh Pak Plt Gubernur,” ujar politikus Partai Hanura itu.

Ia bilang, beberapa hari terakhir publik dihadapkan dengan polemik luar biasa. Pasalnya, Plt Gubernur membatalkan keputusan presiden dengan mengangkat Plt Sekda.

“Padahal dari sisi logika hukum, maaf saya bukan orang hukum, tapi ini cacat prosedural,” tukasnya. 

Selanjutnya 1 2
Penulis: Sahril Abdullah
Editor: Sahril Abdullah