Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu saat ini masih memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap alokasi Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat.
“Hal ini menuntut kejelian kita untuk menyusun rencana pembangunan berdasarkan skala prioritas yakni melalui kegiatan-kegiatan yang terukur, dapat dicapai, realistis dan fokus pada arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2024 yang telah digariskan dalam RPJMD dengan tetap memperhatikan aspek pertumbuhan, pemerataan, keadilan dan kesinambungan pembangunan,” paparnya.
“Saya minta kepada semua pimpinan OPD dan aparatur di perangkat daerah serta seluruh stakeholders untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan yang integratif dan inovatif terutama dalam memanfaatkan potensi unggulan daerah di bidang pertanian, perikanan dan pariwisata yang selama ini belum tersentuh agar dapat dikembangkan dengan baik,” ujarnya.
Bupati menegaskan, Bappeda harus mengkoordinir seluruh perangkat daerah agar mampu mengintegrasikan usulan masyarakat pada tingkat desa dan kecamatan ke dalam pembangunan lintas sektor secara terukur, sehingga diharapkan penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2024 lebih terarah, terukur dan akuntabel serta mampu menjawab permasalahan pembangunan yang dihadapi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu secara cepat dan tepat.
“Tentunya untuk mencapai itu semua kami membutuhkan dukungan bapak-ibu sekalian dalam upaya bersama-sama membangun Kabupaten Pulau Taliabu dengan cara kolaborasi, diskusi serta proses pembangunan yang harus kita lalui bersama, termasuk Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD Tahun 2024 yang mulai dilaksanakan pada hari ini,” terangnya.
“Saya berharap saudara-saudara mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh perhatian sehingga dihasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan bermanfaat untuk kemajuan Pulau Taliabu,” tandas Aliong.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.