Menurut Abdul Haris selaku Ketua Clarity Music Creation (CMC), gelaran event ini sangatlah berarti dan berdampak bagi masyarakat luas karena selain parade sound partner CMC, sharing dan tanya jawab, launching album Sham dan Zulkarnain Ismail bersama kedua remixer CMC (Taufiq Akmal dan Alvareza), juga dimeriahkan oleh party DJ dan hip-hop serta Dumtruck Band.
“Tak lupa dan tak kalah menariknya adalah penampilan Farid Egall, para konten kreator yang akan berbagi pengalaman serta pemahaman tentang empat pilar literasi digital (cakap digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital),” pungkas pemilik sound California ini.
Sejalan dengan hal tersebut, Safira Denita Royani selaku Assistant Admin Project Literasi Digital Maluku Utara mengatakan di era transformasi digital saat ini di mana dunia musik sangat terasa pengaruhnya sehingga hal tersebut “memaksa” para musisi untuk semakin memahami perkembangan dunia digital bagi kepentingan bermusik.
“Atas argumentasi inilah kolaborasi (chip in) dijadikan sebagai sebuah permodelan yang dijamin tepat sasaran dalam mengkampanyekan empat pilar literasi digital (cakap digital, etika digital, budaya digital, keaamanan digital) bagi segmen masyarakat dan komunitas sebagaimana yang akan digelar nanti,” ungkap Fira.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.