Sekilas Info

Insentif Puluhan Tenaga Medis Covid-19 di Morotai Baru Terealisasi Mei-Juli

Ilustrasi tenaga medis yang tangani pasien corona. (Istimewa)

Tandaseru -- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulau Morotai dr. Julys Giscard Kroons menyebutkan dana insentif milik 72 tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 Pulau Morotai sudah direalisasi.

"Sudah diminta dan diberikan ke petugas. Ada masuk di (APBD) Perubahan, tinggal diberikan, bahkan sudah direalisasi ke rekening masing-masing petugas. Jadi sudah diminta dan sudah direalisasi ke rekening masing-masing. Pokoknya semua yang terlibat," kata dr. Julys kepada tandaseru.com, Senin (23/11).

Julys bilang, sistem pembayaran insentif petugas kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 itu dilakukan per bulan sekali. Namun besaran untuk petugas kesehatan pun bervariasi.

"Dia hitung per bulan. Kalau untuk besarannya saya sudah lupa berapa. Tapi hal ini kan saya sudah buat tim khusus untuk tim verifikasi," tuturnya.

Ditanya apakah anggaran tersebut untuk semua petugas penanganan Covid-19 Morotai baik itu Satpol-PP, TNI-Polri dan petugas kesehatan, ia mengaku anggaran tersebut tidak untuk semua petugas penanganan Covid-19 di Pulau Morotai.

"Tidak, karena memang anggaran ini hanya diperuntukkan untuk petugas kesehatan saja. Petugas kesehatan semua, baik itu di puskesmas, RSUD dan Dinkes, jadi petugas yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19," ungkapnya.

Mantan Dirut RSUD Morotai ini menjelaskan, untuk pembayarannya sudah terbayar bulan Maret dan Juli.

"Jadi sudah terbayar dari Maret. Sekarang ini belum karena lagi kosong jadi ada minta lagi. Jadi yang dibayar itu kalau tidak salah sampai bulan Juli. Tapi yang pasti nanti dikonfirmasikan ke Ibu Ina," tandasnya.

Senada, Dirut RSUD Pulau Morotai dr. Novindra Humbas mengatakan, yang baru diterima insentif tenaga medis untuk tahap satu dan dua sudah disalurkan dan sudah diterima.

"Jadi insentif Covid-19 kan ada bertahap. Tahap satu periode Maret, April, dan Mei sudah diterima, baru tahap dua itu periode Juni dan Juli sudah disalurkan dan sudah diterima, dan periode tahap tiga ini kurang tahu lagi apakah Agustus-September kah ataukah September-Oktober kah, tapi saya dengar tahap tiga sudah ditransfer," kata Novindra.

"Mungkin November masuk tahap empat, karena kita kan cuman menyurat saja ke pusat baru pusat yang merespon untuk memberikan petugas insentif," tambahnya.

Diketahui, besaran insentif untuk petugas kesehatan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 Pulau Morotai untuk dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta, perawat/bidan Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Ika FR