Sekilas Info

Seriusi Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan, Polres Sula Diapresiasi

Rasman Buamona. (Istimewa)

Tandaseru -- Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula AKP Paultri Yustiam angkat bicara terkait kasus dugaan kekerasan dan penyekapan anak di bawah umur di Kecamatan Sulabesi Timur, Kepsul, Maluku Utara.

Paultri bilang, saat menggelar perkara kasus tersebut, ternyata penyidik masih memerlukan beberapa keterangan dari semua saksi, karena sebagian saksi belum memenuhi panggilan untuk memberi keterangan dalam kasus ini.

"Harapan saya kepada masyarakat yang menjadi saksi, tolong bantu kami dalam proses penyelidikan untuk membuat terang kasus ini," ungkap Paultri, Rabu (21/10).

Oleh karena itu, lanjut Paultri, hari ini penyidik didampingi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (KPA) Polres Kepulauan Sula menuju desa tempat tinggal korban untuk meminta keterangan dari sejumlah saksi yang belum sempat memberikan keterangan.

Sementara itu, Rasman Buamona, penasehat hukum (PH) korban memberikan apresiasi kepada penyidik Polres Kepulauan Sula yang sudah bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang menimpa kliennya.

"Terima kasih kepada penyidik Polres Kepulauan Sula yang sudah bergerak cepat menangani kasus ini," ucap Rasman.

Rasman juga berharap, Polres Kepulauan Sula setelah memperoleh keterangan tambahan dari saksi lain bisa menetapkan status tersangka dalam kasus tersebut.

"Semoga Polres secepatnya bisa menetapkan status tersangka, sehingga klien kami juga bisa mendapat kepastian hukum dan keadilan sebagai warga negara," tukasnya.

Penulis: Samsur Sillia
Editor: Sahril A.