Sekilas Info

KPU Resmi Tetapkan DPT Kota Ternate 117.120 Jiwa

Pleno penetapan DPT oleh KPU Kota Ternate. (Rajif Duchlun)

Tandaseru -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) pemilhan wali kota dan wakil wali kota Ternate, Maluku Utara tahun 2020, Kamis (15/10).

Dalam pleno ini, ditetapkan untuk Kecamatan Pulau Ternate Data Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 5.500, jumlah pemilih baru 446, pemilih tidak memenuhi syarat 453, perbaikan data pemilih 3, DPS hasil perbaikan 5493.

Pulau Moti DPS 3214, jumlah pemilih baru 14, pemilh tidak memenuhi syarat 17, perbaikan data pemilih 0, DPS hasil perbaikan 3211.

Pulau Hiri DPS 2021, jumlah pemilih baru 9, pemilih tidak memenuhi syarat 7, perbaikan data pemilih 0, DPS hasil perbaikan 2023.

Ternate Barat DPS 5687, pemilih baru 31, pemilih tidak memenuhi syarat 26, perbaikan data pemilih 0, DPS hasil perbaikan 5692.

Batang Dua DPS 1909, jumlah pemilih baru 13, pemilih tidak memenuhi syarat 7, perbaikan data pemilih 0, DPS hasil perbaikan 1915.

Ternate Selatan DPS 38.004, jumlah pemilih baru 509, pemilih tidak memenuhi syarat 148, perbaikan data pemilih 40, DPS hasil perbaikan 38.365.

Ternate Utara DPS 27.868, jumlah pemilih baru 449, pemilih tidak memenuhi syarat 221, perbaikan data pemilih 21, DPS hasil perbaikan 28.096.

Ternate Tengah 31.677, jumlah pemilih baru 1240, pemilih tidak memenuhi syarat 592, perbaikan data pemilih 51, DPS hasil perbaikan 32.325.

Dari rekapitulasi tersebut, maka total DPT yang resmi ditetapkan ini mencapai 117.120, dengan rincian 57.064 laki-laki dan 60.056 perempuan.

Ketua Divisi Program dan Data KPU Ternate, Jainudin Ali Sabia, dalam kesempatan itu juga menjelaskan soal ada penambahan TPS di Kelurahan Jambula.

"Awalnya 6 TPS, untuk kelurahan yang ada lapas harus ada dibuat TPS khusus, sehingga berdasarkan itu, KPU menambah TPS 422 Jambula. Jadi di Jambula ada 7 TPS," ucap Jainudin.

Ia menambahkan, mengenai dengan pemilih yang tidak sempat masuk dalam DPT, tentu bisa datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pernyataan dari Jainudin ini karena ada salah satu LO dari pasangan calon yang sempat khawatir ada penambahan pemilih pada hari pencoblosan sebagaimana data kependudukan yang dikantonginya.

"Kita bekerja berdasarkan UU, sudah menjelaskan bagaimana tata cara kerja, jelas berbeda data kependudukan dan pemilih, otomatis berbeda, mekanisme dan aturannya berbeda," jelasnya.

"Insyaallah apa yang sudah kita ikhtiarkan ini bisa lancar dan kelar. Setelah DPT ini diketuk, maka ini adalah angka yang dipakai 9 Desember nanti," pungkasnya.

Pleno terbuka ini sendiri dihadiri Bawalsu Kota Ternate, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Ternate, perwakilan pihak kepolisian maupun TNI, serta LO pasangan calon.

Jalannya pleno ini dipimpin langsung Ketua KPU Ternate M Zen A Karim dan baru berakhir pada pukul 20.00 WIT. Pleno memang sempat ditunda setelah ada rekomendasi dari Bawaslu mengenai data pemilih yang tidak memenuhi syarat di Ternate Tengah.

Penulis: Tim
Editor: Sahril Abdullah