Tandaseru — Pemuda menjadi instrumen penting dalam mengawal dan terlibat langsung di setiap pengambilan kebijakan. Namun di Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, sampai saat ini belum ada wadah pemuda tingkat kelurahan yang dibentuk.

Menyikapi ini, Wakil Ketua Forum Komunikasi Pemuda-Pemudi Maliaro (FKPPM) RT 10, Darmin T Puasa mengatakan, sampai saat ini belum ada satu wadah yang secara umum menyatukan pemuda di Maliaro.

“Yang ada sekarang ini baru ketua pemuda di masing-masing lingkungan RT. Makanya kita dorong ke lurah agar segera membentuk wadah pemuda tingkat kelurahan untuk menyatukan pemuda di Maliaro secara keseluruhan,” aku Darmin.

Menurutnya, belum adanya wadah di tingkat kelurahan membuat pemuda Maliaro tidak kompak dan bisa bersinergi. Padahal, hal tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kelurahan Maliaro sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Ternate di bawah kepemimpinan M Tauhid Soleman selaku Wali Kota.

Baginya, pemuda menjadi instrumen penting di suatu daerah, terutama kelurahan yang ikut mengawasi dan mendukung program pemerintah.

“Makanya, pemuda harus disatukan dan dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Salah satunya musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat kelurahan. Lurah Maliaro harus ambil tanggung jawab ini bila ada inisiatif dan niat baik pemuda. Sehingga pemuda Maliaro tidak terkotak-kotak,” saran Darmin usai pelantikan pengurus FKPPM RT 10 belum lama ini.