Tandaseru — Gempa magnitudo 5,5 SR kembali mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Senin (10/1) pagi. Getaran gempa dirasakan hingga ke Pulau Morotai dan sempat membuat warga panik.
Berdasarkan data BMKG Maluku Utara, gempa terjadi pukul 07.00 WIT di wilayah Halmahera Utara dengan koordinat 1,49 LU, 127,85 BT (5 km Barat Daya Halmahera Utara-Malut), di kedalaman 10 Km. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Risda, salah satu warga Tanah Tinggi, Kecamatan Morotai Selatan, mengaku panik akan adanya getaran gempa itu.

“Barusan gempa, lumayan dia punya getaran kencang. Panik saja,” ucap Risda
Meski getaran gempa tidak terlalu kecang, Risda bilang dirinya tetap waspada dari gempa susulan. Karena gempa di Morotai juga sempat terjadi berskala besar sebelumnya.
“Gempa pernah punya kekuatan 7 SR itu banyak warga punya rumah rusak, makanya gempa tadi kita tetap waspada saja,” katanya.
Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Halut merilis dampak gempa yang terjadi pagi tadi dan pada Sabtu (8/1) kemarin. Akibat gempa, satu warga Desa Kusuri, Kecamatan Tobelo Barat, mengalami patah tulang dan satu lainnya luka-luka.

Selain itu, 16 rumah dan 2 gereja mengalami kerusakan akibat gempa Sabtu. Sedangkan akibat gempa pagi tadi terdapat 10 rumah warga yang rusak ringan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.