Tandaseru — Menindaklanjuti instruksi Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Usman Sidik soal penertiban aset daerah, baik aset bergerak maupun tidak bergerak, sejumlah instansi terkait mulai melakukan penertiban di Perumahan Marano (Perumahan Habibi) Labuha Kecamatan Bacan, Selasa (31/8).
Instansi yang melakukan penertiban adalah Dinas Perkim-LH, Dinas PUPR, Bappelitbangda, Bagian Aset dan Satpol PP.
Perumahan yang dibangun menggunakan DIPA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016 yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini diketahui banyak diperjualbelikan dan dikontrakkan oleh para penerima bantuan.
Hal ini diakui Kasatpol PP Halmahera Selatan, Steven Yoel saat dikonfirmasi usai melakukan pendampingan penertiban perumahan tersebut.
Menurut Steven, saat identifikasi di lapangan terdapat sejumlah rumah yang telah diperjualbelikan dengan harga mulai dari Rp 45 juta dan harga paling tinggi Rp 75 juta.
“Kita temukan ada yang dikontrakkan dan ada yang diperjualbelikan dengan harga Rp 45 juta sampai Rp 75 juta, sementara yang dikontrakkan dengan harga Rp 5 juta sampai Rp 6 juta per tahun,” jelasnya.
Sementara Kabid Aset Risno Tees yang dikonfirmasi terpisah menyampaikan, kegiatan penertiban perumahan itu sesuai arahan bupati.
“Ini juga sesuai dengan hasil rapat yang dipimpin oleh Sekda, maka kegiatan penertiban aset Perumahan Marano dilaksanakan. Dan tadi baru sebatas identifikasi kepemilikan rumah sesuai dengan SK Bupati Nomor 247 Tahun 2016 tentang penerimaan bantuan rumah khusus Kementerian PUPR tahun 2016,” terangnya.
Hasil identifikasi, sambungnya, yang dilakukan akan dirampungkan dan dirapatkan kembali kemudian laporannya diserahkan ke bupati.
“Tindaklanjutnya hasil identifikasi perumahan ini nanti sesuai arahan bupati, dan proses identifikasi ini juga masih sementara berlanjut,” tandasnya.
Berdasarkan penelusuran tandaseru.com di lapangan, bantuan perumahan yang seharusnya ditempati masyarakat penghasilan rendah ini ternyata banyak ditempati ASN dan kepala desa di Halmahera Selatan.
Bahkan perumahan ini juga disinyalir dibagi-bagikan kepada tim sukses di masa kepemimpinan bupati sebelumnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.