Tandaseru — Tragedi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menelan korban jiwa di Desa Imbu Imbu, Kecamatan Kasiruta Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 16.30 WIT. Seorang warga lokal yang juga imam masjid desa setempat dilaporkan tewas setelah terkepung kobaran api yang membesar saat mencoba menyelamatkan kebunnya.
Kepala Desa Imbu Imbu, Rosihan Mustafa, membenarkan terjadinya insiden maut yang merenggut nyawa salah satu warganya tersebut.
“Kita tidak tahu apakah api itu dia yang bakar sendiri atau seperti apa. Informasi yang kami terima, sudah meninggal,” kata Rosihan.
Rosihan menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban berupaya memadamkan dan menghalau kobaran api agar tidak meluas ke area perkebunan lain. Namun, kobaran api cepat membesar dan tak terkendali hingga menjebak korban di dalam area kebakaran.
“Mungkin jangan sampai api menyeberang di kebun lain sehingga dia selamatkan, akhirnya terjadi seperti itu,” sambungnya.
Korban teridentifikasi bernama Mansur Amir, seorang pria berusia sekitar 68 tahun yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia berdomisili di Desa Imbu Imbu usai menikah dengan warga setempat. Selain berkebun, almarhum juga dikenal sebagai figur keagamaan yang menjabat sebagai imam masjid desa.
Saat ini, jasad korban telah berhasil dievakuasi warga dari lokasi kejadian dan dibawa ke kampung untuk dimakamkan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.