Tandaseru — Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) mulai menunjukkan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Desa Tuada, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.

Program intervensi ini berhasil mendorong perluasan unit usaha BUMDes, memperkuat produk UMKM lokal, hingga mendukung sektor budidaya udang vaname.

Dampak perkembangan tersebut ditinjau langsung oleh rombongan lintas kementerian meliputi Kementerian Desa PDTT, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian PPN/Bappenas bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) dalam kunjungan Supervision Mission di Desa Tuada, Selasa (20/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau hasil investasi program sekaligus menghadiri panen udang vaname secara simbolis di lokasi tambak Rural Infrastructure and Technology Development (RITD).

Selain sektor perikanan, para pelaku UMKM setempat, seperti kelompok UMKM Sarimanita dan UMKM Huda Maguci, turut mempromosikan produk olahan unggulan mereka, di antaranya Stik Udang Vaname Halmahera dan Makron Halmahera.

Kepala Desa Tuada, Hilman Malik, menyampaikan bahwa bantuan investasi melalui RITD, Innovation Fund (IF), dan demplot pada tahun anggaran 2025 telah memberikan manfaat nyata bagi kemajuan ekonomi desa.

“Sebelum program TEKAD berjalan, BUMDes Jiko Banau hanya mengelola dua unit usaha. Setelah program ini masuk, BUMDes mulai mendorong tiga unit usaha baru untuk dilegalkan. Program ini merupakan bukti nyata pertumbuhan ekonomi desa,” ujar Hilman seraya menyampaikan apresiasi kepada Koordinator Kabupaten, Fasilitator Kabupaten (FK), dan Kementerian Desa.

Perwakilan IFAD, Rahmi Khalida, menjelaskan kunjungan supervisi ini bertujuan untuk melihat secara langsung progres pelaksanaan di lapangan sekaligus mengakselerasi pencapaian sasaran program TEKAD.

“Kunjungan kami kali ini untuk meninjau secara langsung progres dan pelaksanaan program TEKAD demi percepatan capaian dan tujuan program,” kata Rahmi saat membuka kegiatan Supervision Mission.

Rahmi berharap diskusi bersama para pengurus BUMDes dan kelompok UMKM lokal dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk memaksimalkan manfaat program bagi masyarakat penerima manfaat. Melalui supervisi ini, pelaksanaan TEKAD di Desa Tuada diharapkan semakin optimal dalam memperkuat potensi lokal serta mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter