Tandaseru – 34 siswa-siswi di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dinyatakan lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Puluhan pelajar terpilih ini siap mengemban tugas mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Sebelumnya, tercatat sebanyak 170 siswa-siswi perwakilan dari 32 Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di enam kecamatan mengikuti rangkaian seleksi ketat di tingkat kabupaten.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pulau Morotai, Fahri Abdul Aziz, mengonfirmasi hasil seleksi tersebut telah bersifat final berdasarkan penilaian objektif dari tim seleksi.

“Hasilnya sudah ditetapkan atas dasar penetapan dari tim seleksi yang terdiri dari empat matra, yaitu Polri, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Berdasarkan hasil ini, kemudian diterbitkan Surat Keputusan (SK) Sekretaris Daerah untuk menyampaikan nama-nama yang ditetapkan oleh panitia,” ujar Fahri saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).

Fahri menegaskan, seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan sesuai regulasi yang berlaku. Proses penyaringan dimulai dari tingkat sekolah di enam kecamatan, dilanjutkan dengan seleksi administrasi, Tes Inteligensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), hingga pemeriksaan kesehatan.

“34 orang ini adalah putra-putri terpilih yang telah mengikuti seluruh tahapan. Hari ini semua berjalan prosedural, tidak ada kendala di lapangan,” imbuhnya.

Menatap agenda selanjutnya, para calon Paskibraka dijadwalkan mulai masuk ke pemusatan latihan (karantina) pada 19 Juli 2026. Sementara itu, latihan fisik dan formasi di lapangan akan resmi dimulai pada 20 Juli 2026.

Bantah Isu ‘Orang Dalam’

Pada kesempatan yang sama, Fahri secara tegas membantah isu miring yang beredar di media sosial mengenai adanya praktik “orang dalam” atau nepotisme dalam proses seleksi Paskibraka tahun ini.

Ia memastikan tim seleksi bekerja secara profesional dan transparan serta memiliki basis data penilaian yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau ada tangkapan layar obrolan WhatsApp yang beredar di Facebook, kami akan mencari tahu siapa yang menyebarkannya. Dari pihak Kesbangpol sudah membentuk tim seleksi. Mengenai siapa yang lolos dan tidak lolos, timsel yang lebih mengetahui dan datanya lengkap. Silakan ditanyakan, karena semuanya ada rekamannya,” pungkas Fahri.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter