Tandaseru — 2.219 mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Nuku, Kampus I Unkhair, Rabu (17/6/2026). Ribuan mahasiswa ini siap diterjunkan ke 128 lokasi yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara.

Program KKN bertajuk “KKN Berdampak: Literasi Cerdas, Kreativitas, dan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan” ini dijadwalkan berlangsung selama sebulan penuh, mulai 22 Juni hingga 25 Juli 2026.

Rektor Unkhair, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, menegaskan KKN tahun ini dirancang sebagai implementasi dari konsep “Kampus Berdampak”. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat.

“Mahasiswa harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. KKN merupakan laboratorium kehidupan yang sesungguhnya,” ujar Prof. Abdullah dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar para peserta KKN senantiasa menjaga nama baik almamater, menjaga integritas, serta memposisikan diri sebagai mitra yang siap belajar dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat setempat.

Sebaran Wilayah dan Skema KKN

Para peserta KKN kali ini akan ditempatkan di enam kabupaten/kota, meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan. Dari total peserta, sekitar 1.600 mahasiswa akan difokuskan untuk mengabdi di wilayah Kota Ternate.

Pelaksanaan KKN Tahap I ini dibagi ke dalam enam skema strategis, yaitu:

  • KKN Tematik Reguler Pemberdayaan Masyarakat
  • KKN Tematik Literasi
  • KKN Tematik Mandiri Kesehatan (FKIK)
  • KKN Nasional PKM-PPM
  • KKN Kolaboratif (bersama UGM dan Unhena)
  • KKN Nasional PKM Kebencanaan

Secara rinci, 1.719 mahasiswa akan mengikuti skema KKN Tematik Reguler dan Kolaborasi. Sementara 500 mahasiswa lainnya dikerahkan khusus untuk KKN Tematik Literasi yang tersebar di 50 titik taman baca. Untuk mendukung kelancaran program, Unkhair menerjunkan 125 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Fokus Literasi dan Ekonomi Hijau

Sementara itu, Kepala LPPM Unkhair, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd, menjelaskan salah satu program unggulan tahun ini adalah KKN Literasi Nasional. Program yang melibatkan 500 mahasiswa di 50 lokus taman baca ini terselenggara atas kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Disarpus Malut, serta Bunda Literasi lokal.

Selain literasi, mahasiswa Unkhair juga akan digandeng Pemerintah Kota Ternate dalam program pengelolaan sampah perkotaan berbasis teknologi dengan pendekatan zero waste. Program ini menjadi bagian dari upaya nyata mendorong ekonomi hijau berkelanjutan.

Ketua Panitia KKN, Dr. Aziz Hasyim, SE., M.Si, memastikan seluruh koordinasi dengan pemerintah daerah di 128 desa dan kelurahan penempatan telah rampung demi menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama masa pengabdian.

Dalam acara pembekalan tersebut, para mahasiswa juga dibekali materi strategis oleh sejumlah narasumber, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, dan Ketua Relawan Trash Hero Chapter Ternate Dr. Ir. Muhammad Assagaf. Acara ditutup dengan penyematan atribut KKN secara simbolis oleh Rektor Unkhair dan Sekkot Ternate.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter