Tandaseru – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mulai merealisasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi ribuan warga di enam kecamatan pada penghujung Ramadan 1446 H. Sebanyak 2.360 orang tercatat sebagai penerima manfaat dalam pencairan yang mencakup periode dua bulan sekaligus, yakni Januari dan Februari 2026.

Sejak pukul 08.00 WIT pagi, ratusan warga yang didominasi oleh lansia dan janda tampak antre di depan Bank BRI Pulau Morotai untuk mencairkan bantuan melalui rekening masing-masing.

Kepala Dinas Sosial Pulau Morotai, Ansar Tibu, mengonfirmasi bahwa seluruh kategori penerima—mulai dari lansia, janda, yatim piatu, hingga penyandang disabilitas—sudah bisa mengambil bantuan tersebut.

“Sudah cair dua bulan, yang diterima Januari dan Februari. Sejak pagi para penerima langsung mengantre di Bank BRI,” ujar Ansar.

Berdasarkan data yang dihimpun, rincian penerima bansos kali ini terdiri dari 1.514 lansia dengan besaran Rp 300.000 per bulan, dan 404 janda (cerai/mati) dengan nilai Rp 300.000 per bulan. Sementara itu, terdapat 36 anak yatim piatu dan 406 penyandang disabilitas yang masing-masing menerima Rp 100.000 per bulan.

Salah satu penerima bantuan kategori lansia, Darmia, mengaku sangat terbantu dengan pencairan ini, terutama di tengah persiapan menyambut Idul Fitri. Ia menerima total Rp 600.000 untuk jatah dua bulan.

“Alhamdulillah, sudah kami terima. Per orang 300 ribu, karena dua bulan kami terima 600 ribu. Tetap bersyukur,” ungkapnya saat ditemui di Taman Kota Daruba.

Senada dengan Darmia, seorang lansia lainnya bernama Untu, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah meskipun ia mencatat adanya penurunan nilai bantuan dibanding sebelumnya. Ia berharap agar penyaluran ke depannya tetap berjalan lancar setiap bulan.

“Biar kecil tapi kami berharap bantuan ini lancar supaya bisa beli kebutuhan sehari-hari. Terima kasih Pak Bupati,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter