Tandaseru – Manajemen Malut United resmi memberikan izin penggunaan Stadion Gelora Kie Raha sebagai pusat pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil setelah adanya pertemuan antara manajemen klub dengan Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Ternate, Kamis (12/3/2026) malam.
Perwakilan Manajemen Malut United, Asghar Saleh, menyatakan kebijakan ini merupakan bentuk dukungan penuh dari pemilik klub, David Glen, terhadap kegiatan keagamaan masyarakat Ternate.
“Untuk kepentingan keagamaan, Pak David memberikan izin kepada PHBI agar Gelora Kie Raha menjadi tempat salat Idul Fitri,” ungkap Asghar di ruang Media Center stadion.
Protokol Ketat Penjagaan Rumput
Meskipun izin diberikan, Ketua PHBI Kota Ternate, Mahmud Zulkiram M. Haeruddin, menegaskan pihaknya akan menerapkan aturan ketat guna menjaga fasilitas stadion, terutama kualitas rumput lapangan agar tidak mengalami kerusakan.
Beberapa ketentuan yang harus dipatuhi jemaah antara lain:
- Dilarang membawa koran, permen, maupun makanan ringan ke area lapangan.
- Alas kaki (sandal/sepatu) tidak diperbolehkan menyentuh rumput stadion.
- Pihak keamanan akan dibantu steward dan pemuda GPM Ternate mengatur alas kaki jemaah di area luar rumput.
“PHBI telah berkoordinasi dengan manajemen Malut United. Kami akan menaati seluruh ketentuan teknis untuk memastikan fasilitas stadion tetap terjaga,” ujar Mahmud.
Sama seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, PHBI juga akan menggandeng pihak kepolisian dan dinas terkait untuk mengatur skema parkir kendaraan roda dua maupun roda empat guna mengantisipasi lonjakan jemaah yang datang ke lokasi.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat menciptakan suasana ibadah yang khusyuk sekaligus menjaga stadion kebanggaan masyarakat Maluku Utara tersebut tetap dalam kondisi prima untuk agenda olahraga mendatang.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.