Tandaseru – Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba, melakukan perombakan kabinet dengan melantik delapan pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Selasa (13/9/2026), ini dimaksudkan sebagai langkah strategis memacu percepatan pembangunan daerah.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Bupati Halmahera Selatan Nomor 821.22/KEP/01/2026, yang disaksikan Sekretaris Daerah, para asisten, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam arahannya, Bupati Bassam menegaskan mutasi jabatan ini adalah bagian dari penyegaran birokrasi demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif.

“Jabatan adalah amanah. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu bekerja maksimal, menjaga integritas, serta mendukung percepatan pembangunan di Halmahera Selatan,” tegas Bassam.

Adapun delapan pejabat yang resmi menempati posisi baru tersebut adalah:

1. Idham Pora: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

2. Saifun Rajilun: Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Sekretaris Daerah.

3. Bustami Soleman: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

4. Rustam Salmon: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

5. Halifat W. Barnabas: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

6. Karima Nasarudin: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).

7. Jakaruddin: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

8. Zaky Wahab: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Bupati mengingatkan agar para pejabat tersebut tidak terjebak dalam rutinitas dan harus mampu menghasilkan perubahan nyata dalam pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya kerja kolaboratif untuk menerjemahkan visi-misi pemerintah daerah ke dalam program kerja konkret.

“Semua harus bekerja untuk kepentingan rakyat. Bukan sekadar rutinitas, tapi harus menghasilkan perubahan nyata,” pungkasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter