Tandaseru – Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, kembali menyalurkan bantuan bibit unggulan kepada empat kelompok tani di Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Kamis (23/10/2025).

Bantuan tersebut berupa berbagai jenis bibit sayur-mayur seperti rica (cabai), tomat, kacang panjang, timun, jagung, kangkung, buncis, kol, hingga sawit, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.

Penjabat Kepala Desa Talo, Nurvita Hariru, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Dinas Pertanian atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Desa Talo. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian desa yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Taliabu yang telah menyalurkan bibit unggulan ini. Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi para petani, terutama dalam meningkatkan hasil panen dan kemandirian pangan masyarakat desa,” ujar Nurvita.

Ia menambahkan, empat kelompok tani penerima bantuan di Desa Talo masing-masing beranggotakan sepuluh orang, dan seluruhnya telah terdata serta aktif dalam kegiatan pertanian desa.

Sementara itu, salah satu perwakilan kelompok tani, Jasrudin Sibalalo, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia menilai bahwa program seperti ini sangat membantu petani dalam memperluas hasil tanam, terutama di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

“Kami para petani sangat bersyukur atas perhatian pemerintah. Bibit yang diberikan ini sangat lengkap, dari sayur sampai tanaman jangka panjang seperti sawit. Semoga ke depan bantuan seperti ini terus berlanjut agar pertanian di Desa Talo semakin maju,” ucap Jasrudin.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, diharapkan para petani di Desa Talo dapat lebih produktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian mereka. Bantuan bibit ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Reporter