Tandaseru – Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Ternate menggelar pertemuan koordinasi dengan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI Provinsi Maluku Utara, Muhammad Tang, Selasa (21/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Kantor Disbud Ternate ini bertujuan memperkuat sinergi pelestarian dan pemajuan kebudayaan di Kota Rempah.

Dalam koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Ternate mendorong realisasi sejumlah agenda strategis pada tahun 2026, di antaranya:

  • Revitalisasi Benteng Kalamata.
  • Pembangunan Keraton Kesultanan Ternate.
  • Pengembangan Museum Alfred Wallace.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Muslim Gani, menyatakan kehadiran Kepala BPK yang baru menjadi momentum penting untuk mengawal usulan daerah ke tingkat pemerintah pusat. Fokus utama kerja sama ini adalah pelestarian cagar budaya dan pengembangan kawasan heritage.

“Kami berharap dukungan BPK dalam memperjuangkan program prioritas ini di pusat, terutama terkait penguatan cagar budaya sebagai warisan sejarah Ternate,” ujar Muslim.

Dorong Gastronomi Mendunia

Selain fisik bangunan bersejarah, pertemuan tersebut juga menyoroti sektor pemajuan kebudayaan melalui pengembangan gastronomi atau makanan tradisional khas Ternate. Muslim menilai kuliner lokal memiliki potensi besar untuk dipromosikan ke kancah nasional maupun internasional melalui dukungan BPK.

Terkait agenda nasional, kedua belah pihak membahas persiapan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. BPK Maluku Utara menyatakan kesiapannya untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan guna menyukseskan forum strategis tersebut.

Keterlibatan lintas sektoral ini diharapkan mampu memperkuat identitas Ternate sebagai kota pusaka sekaligus menjadi langkah awal yang solid antara pemerintah daerah dan pusat dalam merealisasikan program kebudayaan yang telah dirancang.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter