Tandaseru — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, resmi mengusulkan delapan lokasi untuk dikembangkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun anggaran 2026.
Usulan ini merupakan inisiatif tingkat desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Tangkap DKP Haltim, Mahuba Tuheteru, menyatakan bahwa peran dinas dalam program ini adalah memberikan persetujuan serta pendampingan administratif terhadap usulan yang diajukan desa ke pemerintah pusat.
”Perlu diketahui bahwa kami dari Dinas Perikanan hanya sebatas menyetujui pengusulan tersebut dan melakukan pendampingan secara administratif,” ujar Mahuba saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/04/2026).
Berdasarkan data DKP Haltim, delapan titik tersebut tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya. Kecamatan Wasile: Desa Mekar Sari. Kecamatan Kota Maba: Desa Sangaji dan Desa Soagimalaha. Kecamatan Maba Utara: Desa Jara-Jara dan Desa Lolasita. Kecamatan Maba Selatan: Desa Momole, Desa Kasuba, dan Desa Gotowasi.
Mahuba menjelaskan bahwa proses ini masih harus melewati beberapa tahapan teknis sebelum pembangunan dapat dimulai. Tim ahli akan diturunkan untuk melakukan berbagai survei mendalam di lokasi calon penerima program.
”Tahapan selanjutnya meliputi survei topografi, analisis siklus air (hidrologi), serta pemastian ketersediaan lahan. Selain itu, tim sosialisasi ekonomi akan melakukan survei lapangan kembali sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri,” tambahnya.
Hingga saat ini, pihak DKP Haltim masih menunggu SK resmi dari kementerian terkait sebagai dasar pelaksanaan pembangunan fisik.
“Jika SK sudah kami terima, barulah proses pembangunan dapat dilaksanakan,” tegas Mahuba.
Sekadardiketahui, saat ini terdapat lima desa lainnya yang telah memasuki tahap survei sosial ekonomi oleh tim yang bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Desa Saramaake, Desa Subaim, Desa Majiko Togone, Desa Patlean, dan Desa Sil.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.