Bagi saya, laga melawan Bali United – salah satu tim tangguh di Liga 1 musim ini adalah ujian serius untuk membenahi lini depan. Mungkingkah Yandi dimainkan? Semuanya berpulang pada Coach Imran karena dia yang paling tahu kondisi pemain dan kebutuhan sesuai skema bermain.
Jika Mansaray masih jadi pilihan utama, sisi flank perlu diperkuat sejak awal dengan kehadiran pemain yang cepat dan punya akselerasi tinggi. Yance dan Correa adakah pilihan paling potensial. Keduanya kerap melakukan cutting inside dan punya tendangan keras akurat dari luar kotak penalti. Umpan silang mencari Mansaray yang punya postur tinggi juga bisa jadi opsi untuk membongkar pertahanan Bali United.
Di tengah, Nagamatsu juga masih jadi opsi pertama bersama Wbymar Angulo. Akan lebih baik jika Alwi Slamat dimainkan dalam laga ini. Alwi berani memegang bola untuk mengatur tempo dan pintar memberi thru-pass ke daerah pertahanan lawan.
Untuk mengamankan gawang Muhammad Fahri yang sudah kebobolan tiga gol, empat bek sejajar rasanya tak akan mengalami pergantian. Firman Ramadhan, Wahyu Prasetyo, Cassio Schild dan Safruddin Tahar akan bermain sejak awal. Jika dua bek sayap naik, maka Cassio dan Wahyu bisa meminta salah satu gelandang untuk turun menutup celah yang ditinggalkan saat Bali United melakukan serangan balik.
Malut United patut waspada karena skuad asuhan Stefano Cugurra tengah membidik kebangkitan setelah rentetan dua kemenangan mereka terhenti. Mereka kalah dari Borneo FC dan ditahan imbang PSS Sleman dan
Sejauh ini, lini serang Bali United bertumpu pada penyerang berkebangsaan Kamboja, Privat Mbarga. Ia sudah bikin tiga gol. Pergerakannya liar dan pandai membuka ruang. Eksekusinya bagus baik heading maupun tendangan kaki kiri dan kanan. Mbarga didukung dua sayap yang bagus – Everton Nascimento dan Irfan Jaya.
Irja tampil begitu dominan di flank kiri saat Bali United menjamu Arema pekan lalu. Meski bermain di kiri, Ia kerap melakukan tusukan ke dalam dan diakhiri eksekusi kaki kanannya yang dominan. Duelnya dengan Safruddin Tahar akan sangat menarik dan jadi salah satu penentu hasil laga.
Lini tengah Bali United juga terbilang bagus. Dua gelandang dengan naluri serang – Brandon Wilson dan Mitsuru Maruoka akan jadi kunci permainan Bali United. Menjadi tugas Angulo dan Alwi atau Manahati Lestusen untuk mengisolasi kinerja kedua pemain ini.
Choach Stefano menurut saya akan kembali memainkan anak muda di jantung permainan timnya. Namanya I Made Tito Wiratama. Sejauh ini Ia tampil sangat konsisten. Dengan posisi sebagai defensif mildfielder, Tito tak takut berduel dengan pemain manapun. Ia juga bisa tiba tiba ada di kotak penalti lawan dan mengancam gawang.
Sedangkan untuk menahan gempuran Malut United, Coach Stefano sepertinya akan memainkan pemain yang sama dalam beberapa laga sebelumnya. Penjaga gawang masih jadi milik Fitrul Dwi. Di depannya ada duet bek tengah Elias Dolah dan Bagas Adi. Lalu ada Novri Setiawan di kanan dan Ricky Fajrin di kiri. Malut United patut waspada karena Novri dan Ricky sangat suka naik membantu serangan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.