“Mungkin belum sempurna 100 persen mahasiswa memahami pembayaran menggunakan transaksi e-Channel BNI, minimal 1-2 orang berhasil, selanjutnya mungkin marketing one on one ke sesama teman,” tuturnya.

Pelan-pelan, BNI melakukan edukasi ke mahasiswa terkait pembayaran melalui m-banking, dan dengan bagian SPP, UKT, terutama fakultas-fakultas tertentu yang masih minta bukti transaksi kertas.

“Sehingga sama-sama memiliki pola pikir bahwa transaksi non tunai bermanfaat,” imbuh Nurhayat.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini antusiasme mahasiswa berbondong-bondong mendaftarkan rekening dan aktivasi. Setiap pendaftaran free setoran awal, cukup menukarkan voucher makan serta minum.

“BNI memberi setoran awal sebanyak Rp 100.000, terdiri dari Rp 80.000 (bentuk tabungan), Rp 20.000 (makanan dan minuman). otomatis masuk di rekening,” tandasnya.

Terpisah, Syamsuddin Noh, staf bagian SPP Sub Bagian Keuangan Unkhair, mengaku untuk pembayaran UKT yang dilakukan menggunakan m-banking tak masalah.