Menurut Nita, nantinya juga kelayakan mereka sebagai bakal calon tentu bisa diukur melalui survei.
Kemudian jika mencalonkan diri melalui jalur partai politik, tentu juga akan ada banyak indikator yang dilihat. Semisalnya dari finansial, pendidikan, knowledge atau pengetahuan tentang pemerintah daerah.
“Dan yang terpenting dia famous gak, dapat dukungan gak, gitu. Selama itu memenuhi kriteria pasti bisa,” ungkap Nita.
Mantan Anggota DPR-RI dari Partai Demokrat ini bilang, yang terpenting juga adalah semua pihak, termasuk yang mencalonkan diri di Pilkada bisa memiliki tujuan yang baik tentang membangun Kota Ternate lebih baik dan lebih maju.
Ia juga menyentil soal kekuatan basis masyarakat adat yang kini pro terhadapnya bersama dua putra kembarnya, sebagai pewaris tahta Kesultanan Ternate berdasarkan Jaib Kolano (hak veto) mendiang Sultan Mudaffar Sjah.
“Ini kan bahagia mereka semua masyarakat adat, bahwa ternyata adat tidak tenggelam yah. Paling tidak orang bisa mengukur kekuatan Jaib Kolano sampai di mana, kan bisa diukur kan,” timpalnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.