“Jangan ada lagi isu-isu-usu berkembang di luar yang melemahkan kita. Maka dari itu saling mendukung antara satu sama lain, mendukung tugas atau program yang sebagaimana kita harapkan. Sehingga masyarakat merasa puas dengan apa yang kita layani,” ucapnya.
Sementara Saifuddin mengatakan, sertijab bukan berarti akhir dari perpisahan. Terkait infrastruktur pembangunan Malut, kata dia, ia bakal selalu berkoordinasi dengan kadis lama.
“Saya tetap meminta petunjuk kalau misalnya ada yang kurang. Saya minta beliau saran dan masukan guna pembangunan infrastruktur Malut ke depan lebih baik. Jadi tidak akan berakhir, persahabatan tetap berjalan kapanpun,” ujarnya.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Malut definitif ini menegaskan, selain itu ia butuh dukungan seluruh kepala bidang, kepala seksi dan seluruh staf agar manajemen organisasi Dinas PUPR berjalan maksimal.
“Kemudian rencana kerja yang disusun oleh kadis sebelumnya yang berkaitan penjabaran visi-misi gubernur akan kami lanjutkan. Saya melanjutkan rencana kerja Dinas PUPR yang telah digagas oleh pak Djafar. Dengan waktu yang singkat, tinggal masuk triwulan keempat, kita dorong percepatannya sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan maskimal,” tandas Saifuddin.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.