“Untuk alasannya kami tidak tahu, dan memang tidak perlu juga untuk tahu. Intinya kami akan terus berkarya,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tidore Kepulauan M Ade Soleman hanya bisa pasrah. Ia mengatakan sejauh ini Dispar sudah berupaya agar sanggar seni Tidore bisa terlibat. Namun panitia lokal berasal dari pemprov dan semuanya diatur panitia.
“Memang agak sulit, karena memang koordinasi juga sedikit terhambat makanya sampai kini tidak ada koordinasi lagi. Memang benar STQ ini berada di wilayah Kota Tidore, namun lagi-lagi skenario semua melalui pihak provinsi. Kami juga sudah berupaya agar Tidore juga terlibat agenda pembukaan STQ tersebut, namun begitulah, ini hajatan pemerintah provinsi,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.