Tandaseru — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Citra Puspa Sari Mus menegaskan, Dana Operasional Sekolah (BOS) harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di tingkat sekolah.
“Kita sudah pernah menyurat ke sekolah-sekolah agar dana BOS itu dapat digunakan untuk cukupkan kebutuhan tenaga guru di sekolah. Jadi guru kontrak yang sementara lagi dirumahkan seharusnya bisa diaktifkan oleh kepala sekolah supaya tenaga pendidik bisa terpenuhi,” ungkap Citra, Senin (9/8).
Ketua KNPI Kabupaten Pulau Taliabu itu mengatakan, hingga saat ini tenaga guru yang dikontrak tahun kemarin belum dapat diaktifkan kembali alias masih dirumahkan. Pasalnya, pembayaran honor mereka terbentur alokasi anggaran yang terpaksa di-refocusing untuk penanggulangan dan pengendalian wabah Covid-19.
Untuk itu ia mengimbau kepada para kepala sekolah agar dana BOS yang dikucurkan di tiap sekolah dapat menjawab kebutuhan tenaga pendidik di sekolah dan kebutuhan rutin lainnya.
“Harapannya dana BOS harus dapat digunakan untuk bayar honor guru dan kebutuhan di sekolah agar proses pendidikan di sekolah dapat dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Setelah terjun langsung di sekolah, sambung Citra, dirinya masih menemukan ada sejumlah sekolah yang kebutuhan gurunya belum terpenuhi. Salah satunya adalah SMP Negeri 6 Taliabu Barat yang ia pantau secara langsung hari ini.
“Saya sudah perintahkan Pak Amir (Kasubag Kepegawaian, red) untuk kembali layangkan surat kepada kepala sekolah supaya aktifkan guru honor, sebab ternyata di sekolah masih terjadi kekurangan guru, seperti di SMPN 6 Desa Talo yang kita pantau tadi,” ujarnya.
Menurutnya, jika teguran yang dilakukan terkait prioritas kebutuhan guru melalui BOS tidak diakomodir dan kebutuhan tenaga pengajar masih kurang maka dirinya akan usulkan ke bupati untuk mengganti kepsek dengan yang lebih layak.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.