Sekilas Info

FAM-SAH Terima Surat Panggilan MK untuk Gugatan HT-UMAR

Paslon kepala daerah Kepsul terpilih, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy. (Istimewa)

Tandaseru -- Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) melalui juru panggil MK Suwarno telah melayangkan surat panggilan Nomor 76.90/PAN.MK/BAPS/01/2021 kepada pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara, Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH).

FAM-SAH dipanggil, Rabu (20/1), untuk menghadiri persidangan perselisihan hasil pemilihan (PHP) di MK selaku Pihak Terkait.

Dalam surat tersebut, terlampir FAM-SAH sebagai Pihak Terkait pada sidang perkara Nomor 90/PHP.BUP-XIX/2021, perihal Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020. Gugata ini dilayangkan paslon Hendrata Thes-Umar Umabaihi (HT-UMAR).

Sidang perdana dengan agenda pemeriksaan pendahuluan tersebut akan diselenggarakan pada Jumat (29/1) pukul 08:00 WIB di lantai 4 Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Nomor 6-7, Jakarta Pusat.

Selain itu, dalam surat tersebut juga menjelaskan penetapan perihal diterima atau ditolaknya sebagai Pihak Terkait akan disampaikan Mahkamah dalam sidang pemeriksaan pendahuluan perkara yang bersangkutan, sesuai dengan ketentuan PMK 6/2020.

Tata tertib acara sidang yang wajib dipatuhi selama persidangan diantaranya:

  1. Menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19, antara lain memakai masker, sarung tangan, cek suhu badan, menjaga jarak dan face shield;
  2. Hadir di persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi paling banyak 2 orang, kecuali untuk sidang pengucapan putusan hanya dihadiri 1 orang oleh masing-masing pihak. Selain itu para pihak dapat menghadiri sidang secara daring;
  3. Dilarang membagikan link atau tautan kepada para pihak yang tidak berkepentingan dalam perkara yang dimaksud;
  4. Menyerahkan daftar nama para pihak yang hadir di persidangan secara langsung di Gedung MK atau secara daring yang disampaikan melalui email panitera@mkri.id paling lambat 1 hari sebelum persidangan;
  5. Menunjukkan hasil swab antigen negatif dengan masa berlaku paling lama 3 hari;
  6. Menunjukkan surat panggilan sidang;
  7. Hadir 1 jam sebelum persidangan dilaksanakan.

Penulis: Samsur Sillia
Editor: Ika FR