Sekilas Info

2 Dasawarsa DPRD Maluku Utara, Stakeholders Diminta Jadi “Sparing Partner” Legislator

Peringatan 2 dasawarsa DPRD Maluku Utara. (Istimewa)

Tandaseru -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara menggelar syukuran hari jadi ke-20 di halaman Sekretariat DPRD di Kota Ternate, Selasa (19/1) malam.

Seremoni perayaan hari jadi DPRD ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Kuntu Daud dan diserahkan ke Wakil Gubernur M. Al Yasin Ali.

Kuntu Daud dalam sambutannya menyatakan, DPRD sebagai lembaga politik mengemban tugas mulia yakni melakukan pengawasan, membentuk Peraturan Daerah dan ikut menyusun anggaran.

"Pelibatan masyarakat dalam trilogi fungsi tersebut adalah sebuah keniscayaan dari sebuah sistem politik di sebuah negara demokrasi," ucap politikus PDI Perjuangan ini.

Kuntu bilang, peran strategis DPRD sebagai perumus kebijakan tidak akan dimainkan secara apik manakala tidak ditopang instrumen pengumpan yang bisa menghasilkan keputusan-keputusan politik pemerintahan yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

"Salah satu instrumen pengumpan yang sangat dibutuhkan adalah kontribusi dari masyarakat dan stakeholders," ujarnya.

Di usia yang menginjak 20 tahun atau 2 dasawarsa ini, lanjut Kuntu, DPRD secara terbuka meminta partisipasi masyarakat, LSM, perguruan tinggi, dan media harus bisa memainkan peran sebagai "sparing partner" bagi para legislator.

"Dewan membutuhkan masukan, saran serta evaluasi sebagai bagian dari muhasabah, refleksi kritis terhadap apa yang telah dibuat dan dihasilkan dalam merawat demokrasi," tandasnya.

Penulis: Tim
Editor: Sahril A.