Tandaseru — SD Negeri Wangongira Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, butuh perhatian pemerintah. Saat ini, sejumlah ruangan sekolah tersebut tak layak dipakai untuk proses belajar mengajar.

Padahal, undang-undang mengamanatkan setidaknya 20 persen APBD digunakan untuk sektor pendidikan.

Kondisi SD Negeri Wangongira. (Istimewa)

Sahril Hi Rauf, Ketua Komisi III DPRD, menyoroti secara serius laporan kondisi sekolah yang saat ini terkesan dikesampingkan pemerintah daerah. Menurut Sahril, persoalan pendidikan adalah prioritas pemerintah.

“Jika kondisinya memang seperti apa yang kami peroleh dari masyarakat saat ini, maka dinas teknis akan kami panggil untuk meminta keterangan terkait faktor apa yang menyebabkan tidak ter-cover-nya selama bertahun-tahun sekolah yang terkesan dianaktirikan dan tidak mendapatkan perhatian pemerintah,” tuturnya, Senin (5/6).

Kondisi SD Negeri Wangongira. (Istimewa)

Selain itu, sambung Sahril, Komisi III juga mendapat informasi salah satu sekolah dasar di Desa Beringin Jaya kondisinya hampir sama dengan SD Wangongira.