Tandaseru — Pergerakan pola inflasi terus meningkat, dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Tak luput sektor perdagangan di pasar barito Ternate, Maluku Utara, juga ikut-ikutan naik.

Aktivitas pedagang di pasar barito Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (3/10). (Tandaseru/Hariyanto Teng)

Kementerian Keuangan memproyeksikan kenaikan harga BBM akan bergerak pada September 2022 lalu sebesar 1,38% month to month (MoM).

Aktivitas pedagang di pasar barito Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (3/10). (Tandaseru/Hariyanto Teng)

Meski inflasi pada September meningkat, diharapkan pergerakan pola inflasi di bulan berikutnya akan kembali normal pada November 2022.

Aktivitas pedagang di pasar barito Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (3/10). (Tandaseru/Hariyanto Teng)

Laju inflasi pada bulan Oktober diperkirakan berada di kisaran 0,45% dan November akan turun menjadi 0,27%.

Aktivitas pedagang di pasar barito Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (3/10). (Tandaseru/Hariyanto Teng)

Kementerian Keuangan juga memproyeksi inflasi sepanjang 2022 berada dalam rentang 6,3% sampai 6,7%, naik dari perkiraan awal yang sebesar 3,5% hingga 4,5% seiring dengan naiknya harga BBM.